Jumat, 10 Juni 2011

Cara Mudah Mengajak Anak Menyukai Sayur


Sebagai orangtua tentu Anda ingin yang terbaik untuk anak-anak Anda. Melihat mereka tumbuh dan berkembang dengan sehat sudah pasti salah satu harapan Anda.

Untuk mewujudkan harapan itu, salah satu cara yang dilakukan adalah memberi mereka makan-makanan bergizi seperti sayur-mayur. Namun, hal tersebut seringkali sulit untuk dilakukan karena kebanyakan anak-anak menolak makan sayur dan alasannya pun bermacam-macam.

Sebagai orangtua tentunya Anda tidak boleh menyerah untuk mengenalkan sayuran kepada si kecil. Berikut ini tips yang bisa dilakukan :

1. Buatlah bentuk sayuran seunik mungkin


Menyajikan sayuran dengan bentuk yang terlalu sederhana, salah satu alasan mengapa anak Anda menolak untuk makan sayur. Cobalah menyajikan sayuran dengan tampilan yang lebih unik, misalnya dengan mengubah bentuk wortel seperti bintang atau bunga matahari, mengubah ujung seledri menjadi bentuk jari dan pastikan untuk memotong sayurannya sekecil mungkin agar mudah untuk dimakan.

2. Sembunyikan sayurannya

Cobalah untuk menyembunyikan sayurannya dalam menu makanan yang akan disajikan. Misalnya masukkan beberapa potong selada ke dalam burger buatan Anda, membuat kue dengan bahan dasar wortel, membuat martabak mie dengan isi sayuran, seperti parutan wortel, bawang bombay dan irisan labu kecil-kecil kedalam mie goreng

3. Sayur goreng

Cobalah untuk mengubah cara masak sayuran dengan digoreng. Berbagai macam sayuran yang dapat digoreng misalnya jagung goreng, ubi goreng dan terong goreng.

4. Tambahkan saus


Tambahkan saus agar memberikan rasa yang lebih lezat misalnya dengan menambahkan saus keju, saus mentega, saus tomat dan masih banyak lagi. Tergantung dari saus apa yang anak Anda sukai.

5. Buatlah peraturan

Buatlah peraturan misalnya anak-anak Anda wajib memakan dua jenis sayuran setiap harinya sebelum mereka memakan makanan penutup. Pastikan Anda menyediakan berbagai macam pilihan untuk sayuran dan jangan biarkan anak-anak Anda melanggar peraturan.

6. Buat sebuah permainan dengan hadiah yang menarik


Contoh permainannya untuk anak-anak Anda misalnya bagi yang memakan sayuran terbanyak dan berbeda-beda dalam 30 hari akan mendapatkan hadiah. Anda bisa juga membawa mereka ke pasar dan minta mereka memilih sayuran yang belum pernah mereka makan sebelumnya. Untuk anak yang paling banyak makan sayuran yang mereka pilih selama 30 hari akan mendapatkan hadiah sebuah sepeda atau bisa pergi ke tempat rekreasi pilihan.

Permainan ini dapat membantu Anda untuk mengetahui sayuran apa yang paling anak sukai. Hal ini pun jadi sebuah tantangan bagi Anda untuk membuat resep yang baru.

7. Perhatikan

Perhatikan sayuran apa yang paling mereka suka makan dan selalu meminta untuk di sajikan. Ketika Anda sudah mengetahuinya, buatlah menu sayuran yang mereka sukai sesering mungkin tetapi Anda tetap harus mencoba sesuatu yang baru agar anak-anak Anda tidak bosan.

8. Menanam sayuran bersama

Di saat hari libur cobalah melakukan aktivitas yang baru misalnya menanam sayuran bersama di halaman belakang (jika ada) dengan anak-anak Anda. Pastikan juga agar mereka memakan sayuran yang mereka tanam sebelum berubah menjadi tua dan layu.

Memakan sayuran yang masih segar dan langsung dari kebun lebih baik karena kita bisa memastikan dan memantau kebersihannya. Selain itu aktivitas ini dapat membuat anak merasa bangga karena merekalah sendiri yang telah menanam sayuran yang mereka makan.

9. Anda juga harus makan sayur!

Terakhir, anak-anak biasanya meniru kebiasaan orang tuanya. Anda sebagai orangtua berilah contoh yang baik misalnya makanlah sayurannya dengan lahap di depan anak Anda supaya mereka tergerak untuk menirunya.

SUMBER : www.voa-islam.com

Kamis, 09 Juni 2011

8 Kiat Menangkal Radiasi Ponsel


Hasil penelitian terbaru dari WHO mengungkapkan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform.

Simak 8 kiat mengurangi radiasi tersebut yang dikutip dari eHow :

1. Gunakan Headset
Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman radiasi ponsel. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.

2. Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless

Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.

3. Speakerphone

Menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.

4. Casing Penahan Radiasi

Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.

5. Sudut Ruangan
Hindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.

6. Jangan Selalu Menempel

Ponsel yang Anda gunakan boleh saja menjadi gadget kesayangan, namun untuk kesehatan yang lebih baik, ada baiknya Anda jangan selalu nempel dengan ponsel tersebut. Ponsel yang tidak digunakan direkomendasikan ditaruh di tas atau di atas meja. Hal ini dikatakan lebih baik ketimbang ditempatkan di kantong celana.

7. Diam Kala Menelpon

Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.

8. Gunakan Dua Telinga
Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.


Saat ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk melakukan studi lebih lanjut. Namun tidak salahnya juga kan kita melakukan suatu langkah antisipasi ketimbang mengambil risiko di masa depan.

Semoga bermanfaat.


SUMBER : www.detikinet.com